Rabu, 11 Agustus 2010
Senin, 05 Juli 2010
Makalah Peranan dan Bantuan Mass Media Dalam Pembangunan Nasional
Oleh :
Andi Rusmin Nuryadin
50 100 10 60 18
JURUSAN KOMUNIKASI PENYIARAN ISLAM
FAKULTAS DAKWAH DAN KOMUNIKASI
UIN ALAUDDIN
MAKASSAR
2009
KATA PENGANTAR
Segala puji bagi Allah SWT yang senantiasa melimpahkan dan mencurahkan Nikmat, Karunia dan Rahmat-Nya kepada kita sehingga sampai detik ini kita masih bisa menggerakkan seluruh badan dan masih bisa menghirup udara baik di pagi hari, sore maupun di malam hari.
Salam dan Shalawat senantiasa kita curahkan hanya kepada Baginda Rasululullah Muhammad SAW sebagai pembawa risalah kebenaran dan Uswatan Hasanah di hamparan persada bumi ini.
Kami ucapkan alhamdulillah karena tugas makalah dari Dosen mata kuliah "Kebijakan dan Perencanaan Komunikasi" dapat terselesaikan. Adapun judul makalah ini adalah "Peranan dan dan bantuan media dalam pembangunan", meskipun kami sadari di dalamnya masih terdapat banyak kekurangan, dan kepada setiap yang membacanya apabila menemukan sesuatu yang ganjil, kami dengan hati yang lapang akan menerima kritikan yang sifatnya membangun demi tercapainya hasil yang maksimal.
Demikianlah pengantar ini, mudah-mudahan pembahasan selanjutnya yang terdapat dalam makalah ini dapat dipahami dan bisa mengambil manfaat di dalamnya. Terima kasih.
Wassalam,
Makassar, 24 Mei 2009
Penulis
DAFTAR ISI
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR……………………………………………………….. i
DAFTAR ISI…………………………………………………………………. ii
BAB I PENDAHULUAN……………………………………………………. 1
A. LATAR BELAKANG……………………………………………… 1
B.RUMUSAN MASALAH…………………….....………………….......3
C. TUJUAN MASALAH……………………………………………....…3
BAB II PEMBAHASAN……………………………………………...………..4
a. perencanaan komunikasi…........................................................5
B. peranan media dan pembangunan …………….................................7
a. Hal-hal yang Dapat di Lakukan Oleh Mass Media....……….....…...9
b. Mass Media Dapat Memusatkan Perhatian........................................9
BAB III PENUTUP………………………………………………………….. 11
A. KESIMPULAN……………………………………………………... 11
B. SARAN………………………………………………………...….....13
C.DAFTARPUSTAKA……………………………………………….. 14
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Komunikasi adalah suatu ketrampilan penting yang dibutuhkan dalam manajemen. Kegiatan komunikasi pada prinsipnya adalah aktivitas pertukaran ide atau gagasan. Secara sederhana, kegiatan komunikasi dipahami sebagai kegiatan penyampaian dan penerimaan pesan/ ide dari satu pihak ke pihak lain, dengan tujuan untuk mencapai kesamaan pandangan atas ide yang dipertukarkan tersebut.
Dalam konteks komunikasi sosial (penyebaran ide-ide pembangunan/pemasaran pada masyarakat luas) memberi pemahaman bukanlah suatu pekerjaan yang mudah, apalagi untuk mengubah sikap dan prilaku mereka (segment masyarakat) sesuai dengan kehendak/tujuan komunikator. Menyikap hal tersebut diperlukan Perencanaan Komunikasi.
Kegagalan maupun keberhasilan pencapaian tujuan-tujuan pembangunan infrastruktur dari aspek sosial terletak pada penolakan dan penerimaan masyarakat sasaran terhadap ide pembangunan yang ditawarkan serta produk yang dihasilkan. Apabila masyarakat menolak ide dan produk pembangunan berarti program pembangunan tersebut gagal, sebaliknya jika mereka menerima maka program pembangunan itu dinilai berhasil. Penolakan dan penerimaan masyarakat terhadap ide yang ditawarkan dan produk pembangunan yang dihasilkan akan sangat mempengaruhi tingkat partisipasi mereka dalam proses implementasi program maupun pascaproduksinya. Tingkat partisipasi masyarakat tersebut merupakan indikator yang menunjukkan rasa kebutuhan dan rasa memiliki mereka terhadap produk pembangunan yang dihasilkan. Dengan demikian, penemuan, ide, dan program pembangunan sebaik apapun tidak akan mengubah sikap dan perilaku masyarakat sebagaimana diharapkan oleh pemerintah.
Setiap ide dan program pembangunan, secara teoretis, harus dipandang sebagai sebuah upaya pembaruan (inovasi), baik secara teknis maupun sosial. Oleh karena itu, langkah awal untuk mewujudkan penerimaan dan tingkat partisipasi masyarakat secara optimal yang perlu dilakukan adalah upaya-upaya yang mengarah pada perubahan pengetahuan, sikap mental, dan perilaku masyarakat ke arah yang dikehendaki oleh otoritas penyelenggaraan program pembangunan (pemerintah). Secara konsesional, langkah-langkah itu disebut difusi inovasi (penyebaran ide-ide baru), yang dalam bahasa politik dikenal dengan istilah sosialisasi.
Sosialisasi program atau difusi inovasi merupakan bentuk kegiatan komunikasi sosial atau komunikasi pembangunan. Keefektifan komunikasi pembangunan (dalam arti menghasilkan efek positif), jelas memerlukan perencanaan atau disain program yang benar, baik dalam tataran strategis, taktis, maupun teknis operasionalnya. Perencanaan komunikasi merupakan sebuah keharusan dan merupakan bagian tak terpisahkan dari perencanaan dan pelaksanaan program pembangunan itu sendiri. Perencaan komunikasi (communication planning) yang pertama kali harus dibuat adalah perencanaan yang bersifat strategis, yang nantinya akan menjadi dokumen dan panduan dalam menyelenggarakan kegiatan-kegiatan komunikasi pembangunan (sosialisasi) dalam tataran taktis dan teknis operasional.
Penyusunan perecanaan komunikasi pembangunan (development communication) memerlukan kajian ilmiah tentang kondisi-kondisi ideal dan kondisi-kondisi objektif yang berkaitan dengan sumberdaya komunikasi yang relevan dengan kepentingan dan tujuan proses komunikasi (sosialisasi) yang akan dilakukan. Sumberdaya komunikasi yang perlu diidentifikasi di antaranya menyangkut unsur-unsur proses komunikasi, mulai dari khalayak sasaran komunikasi atau komunikan (receivers atau communicatee), pesan-pesan yang akan disampaikan (messages), saluaran komunikasi yang akan digunakan (channel atau media), sampai pada sumber atau penyampai pesannya (source atau communicators). Atas dasar kajian analitis terhadap unsur-unsur proses komunikasi tersebut, selanjutnya dapat ditentukan model komunikasi dan strategi komunikasi seperti apa yang perlu digunakan sebagai landasan atau panduan pelaksanaan proses komunikasi yang akan dilakukan.
B. RumusanMasalah
Adapun yang menjadi inti permasalahan dari persoalan komunikasi dalam pembangunan adalah:
Bagaimana perencanaan Komunikasi ?
Bagaimanakah Peranan Media dalam pembangunan nasional ?
Seperti apa bantuan media dalam pembangunan nasional ?
C.. Tujuan Masalah
Adapun tujuan dari masalah dalam mengetahui peranan media dan pembangunan adalah:
1. Lebih mengetahui secara pasti perencanaan komunikasi dalam pembangunan.
2. Sejauh mana keterlibatan media massa mengkomunikasikan percepatan pembangunan.
3. Bagaimana posisi mass media dalam pembangunan nasional
4. Dan apa saja yang menjadi perhatian dalam komunikasi pembangunan.
BAB II
PEMBAHASAN
A. PERENCANAAN KOMUNIKASI
Dipahami ada empat (4) elemen utama Perencanaan, yaitu :
1. Tujuan (Objective). Kondisi masa depan yang akan dicapai.
2. Aksi (Action). Serangkaian kegiatan yang yang dilakukan untuk mencapai tujuan.
3. Sumber Daya (Resouces). Hal-hal yang dibutuhkan dalam melaksakan aksi.
4. Pelaksanaan (Implementation). Tata cara dan arah pelaksanaan kegiatan.
Pada proses perencanaan tersebut, dampak ataupun akibat yang dihasilkan sangat bergantung pada ke-empat elemen perencanaan. Karna pemahaman komunikasi sebagai proses searah, dimana komunikasi adalah transmisi informasi dengan tujuan mempengaruhi khalayak (Mary B. Cassata dan Molefi K. Asante) Dalam proses perencanaan tersebut, peran komunikasi merupakan ketrampilan penting yang harus dimiliki oleh para manager. Karenanya dapat dikatakan pula bahwa perencanaan komunikasi meliputi fungsi-fungsi manajemen , yaitu :
1. Merencanakan (Planning).
2. Mengadakan (Organizing).
3. Mengutamakan (Leading).
4. Mengawasi (Controlling).
Elemen-elemen yang terdapat dalam komunikasi adalah:
Komunikator : orang yang menyampaikan pesan
Pesan : ide atau informasi yang disampaikan
Media : sarana komunikasi
Komunikan : audience, pihak yang menerima pesan
Umpan Balik : respon dari komunikan terhadap pesan yang diterimanya
Dalam kehidupan nyata mungkin ada yang menyampaikan pesan/ide (encoding) yang merupakan hasil pengolahan ide (stimulus) berdasarkan kesan (perception) dan penerjemahan (interpretation) si penyampai ; ada yang menerima atau mendengarkan pesan; ada pesan itu sendiri; ada media (transmission through a channel) dan tentu ada respon berupa tanggapan terhadap pesan (feedback).
a. Masalah Perencanaan Komunikasi
Dari beberapa hal diatas, ternyata berkomunikasi ataupun mengkomunikasikan sesuatu tidaklah mudah, beberapa hal yang harus dikaji seksama dalam perencanaan komunikasi :
1. Analisa khalayak, merupakan tahap awal yang sangat menentukan arah dan tujuan perencanaan. Tahap ini menganalisa segmen masyarakat sasaran yang kita hadapi dari segi sosiodemografis (pendidikan, usia, jenis kelamin, etnis, kepercayaan, bahasa, pekerjaan) dan juga dari segi psikografis (aspirasi, kesenangan, dan kebiasaan-kebiasaan) sehingga terjadi sebuah decoding terhadap gagasan . Pemahaman komprehensif mengenai tatanan masyarakat ini diperlukan untuk menentukan khalayak sasaran dan format kegiatan yang sesuai dengan keinginan komunikator dan kebutuhan khalayak sasaran
2. Perumusan tujuan. Tahap ini untuk menentukan apa yang ingin dicapai dengan program-program yang dilakukan.
3. Pemilihan Media. Langkah pemilihan media sebagai saluran pesan memerlukan kecermatan, dengan mempertimbangkan kelemahan dan keunggulan sifat masing-masing media. Setidaknya diperlukan media yang dapat di akses oleh masyarakat sasaran.
4. Rancangan Pesan. Diperlukan upaya terus-menerus dalam meningkatkan ketrampilan komunikator agar senantiasa mengetahui perkembangan dan wacana masyarakat. Selain bobot materi yang harus diperhatikan, juga kesesuaian pola pikir masyarakat sasaran yang dihadapi, termasuk kesesuaian media yang digunakan. Peran kreatifitas komunikator menjadi hal utama.
5. Produksi dan distribusi media. Produksi media berkaitan dengan kemasan pesan. Karena itu unsur estetika sangat berperan untuk menarik perhatian masyarakat. Demikian juga dengan distribusi pesan, dimana pemilihan waktu yang tepat menjadi kunci keberhasilan distribusi.
6. Evaluasi. Tahap ini melihat bagaimana program berjalan sesuai dengan tujuan, sejauh mana program yang dirancang telah tercapai, faktor-faktor pendukung dan penghambat selama program berjalan.
B. PERANAN MEDIA DAN PEMBANGUNAN
Media yang profesional merupakan komponen penting untuk kestabilan negara
demokrasi yang majemuk. Sebagai ‘kekuatan keempat’ (fourth estate), media adalah ‘pelindung demokrasi, pembela kepentingan umum… menyingkapkan penyelewengan wewenang pemerintah dan membela hak-hak demokratis warga negara’. Dalam hal ini, diasumsikan bahwa negara dengan demokrasi yang kuat dan mapan lebih tahan terhadap konflik. Masyarakat media yang profesional
dan bergairah dapat mencegah dan menyelesaikan pembangunan melalui fungsi yang tertanam di dalamnya, yaitu menyebarkan informasi, meningkatkan kesadaran dan pengetahuan, memajukan tata pemerintahan yang partisipatif dan transparan, dan mengangkat keluhan-keluhan masyarakat.
Walaupun pengaruh media semasa pembangunan dari dulu telah diakui, sebenarnya baru dalam beberapa tahun belakangan ini saja organisasi pembangunan internasional menggarapnya sebagai aspek yang dapat memberi dampak positif terhadap pembanunan nasional, baik melalui fungsinya sebagai penyalur informasi maupun melalui kemampuannya untuk mengangkat permasalahan dan peristiwa secara objektif.
Pada dasarnya, media diartikan sebagai beberapa medium atau saluran yang digunakan secara terorganisir untuk berkomunikasi dengan individu-individu dan kelompokkelompok. Bentuk media yang paling banyak dikenal adalah media cetak, audio, video dan teknologi informasi baru yang, berdasarkan struktur, fokus dan isi pemberitaan, dapat dibagi menjadi media ‘umum’ dan ‘alternatif’. Jika media ‘umum’ (atau mainstream) sudah dikenal secara umum, maka pengertian untuk media ‘alternatif’ masih simpang siur. Laporan ini tidak bermaksud untuk memberi definisi yang tuntas, tetapi di sini diasumsikan bahwa media ‘alternatif’ dapat digolongkan ke dalam salah satu kategori di bawah ini:
• Media terkait berbasis isu (issue-driven) dan secara aktif mendukung media lain
dan prakarsa masyarakat madani yang sepemikiran;
• Media terkait mempromosikan pendekatan-pendekatan alternatif terhadap
kegiatan kemasyarakatan dan bukannya mengejar kepentingan komersial dan
hierarki sosial ekonomi;
• Tajuk seringkali menekankan perspektifperspektif ‘baru’, memberikan penafsiran yang berbeda atas permasalahan atau peristiwa;
• Lazimnya membidik segmen pasar yang spesifik (niche);
• Keuntungan bukan pertimbangan utama;
• Organisasi media tersebut biasanya memiliki struktur dan sistem penggajian
yang horisontal. Meskipun informasi dan berita seringkali menjadi basis kegiatan media dan konflik suatu masalah pembangunan, program hiburan, mulai dari talk show sampai drama radio, juga merupakan medium yang penting. Semua bentuk media, asalkan memenuhi standar keakuratan dan keberimbangan, dapat menyampaikan pesan keragaman dan saling pengertian. Isu isi pemberitaan perlu dipertimbangkan juga dalam mengkaji saling pengaruh yang ditimbulkan antara media dan konflik. Isi pemberitaan berkaitan dengan substansi produk yang diterbitkan dan/atau disiarkan oleh media. Isi pemberitaan yang mengedepankan Percepatan pembangunan skala nasionaldan penyelesaian permasalahannya adalah isi pemberitaan yang setidak-tidaknya berlandaskan pada standar dan praktek profesi yang bersifat inti.
a. Hal-hal yang Dapat di Lakukan Oleh Mass Media
Orang-orang yang hdup dalam suatu masyarakat dimana media telah berperan sabagai baian dari kehidupan mereka, sering merupakan bahwa banyak pelajaran yang mereka peroleh lwat media. Tat kala surat kabar mulai dikenal, media ini berperan sebagai sumber beita utama bagi peristiwa-peristiwa dunia. Seluruh geherasi menusia membentuk pendapat mereka tentang masalah-masalah dunia sebagai hasil dari apa yang mereka pelajari selain melalui surat kabar juga melalui media, film, televisi dan majalah-majalah.
Hal ini dapat terjadi mengingat media memiliki kemampuan untuk memberikan informasi-informasi secara efektif, sehingga kita dapat mengatakan secara pasti bahwa media akan mampu membuktikan peranannya melayani tugas-tugas pembangunan bagi Negara-negara yang sedang mengalami pembangunan, yang dalam hal ini dengan menggunakan komunikasi instrumental, dimana juga memiliki tujuan umum: menginformasikan, mengajar, mendorong, dan menggerakan tindakan.
b. Mass Media Dapat Memusatkan Perhatian
Dalam masyarakat modern, gambaran kita tentang lingkungan yang jauh kita peroleh lewat media, masyarakat profesional yang bergerak kearah modernisasai juga mulai menggantungkan pengetahuannya pada mass media. Akibatnya, pemikiran -poemikiran tentang apa yang penting, berbahaya, apa yang menarik dan sebagainya, umumnya berasal dari media.
Surat kabar, radio, dan majalah yang berperan sebagai pengawas diberbagai tempat, harus memutuskan apa yang tepat untuk disiarkan. Tindakan untuk menentukan siapa yang harus menulis, berperan dalam siaran televisi, peristiwa-peristia apa yang dilaporkan, banyak ditentukan oleh pengetahuan serta apa yang menjadi pokok pembicaraan. Misalnya, di daerah di manna media telah berperan secara wajar, suksesnya seoranbg politikus banyak ditentukan oleh keakraban yang ditumbuhkan dengan masyarakat lewat media.
Jelaskah dalam hal ini bahwa di Negara sedang berkembang media dapat mengarahkan perhatian masyaraskat pada masalah-masalah pembangunan.Melalui media, seorang pemuka masyarakat akan mampu menyebarluaskan gagasan-gagasan mereka tentang pembangunan pada setiap ,masyarakat sehingga masyarakat memperoleh kesempatan unutk memikirkan serta mendiskusikan gagasan-gagasan tersebut.
BAB III
PENUTUP
A. KESIMPULAN
Peranan dari media sendir memang sangat diperlukan dalam pembangunan disemua Negara-negara maju sekarang ini, dimana informasi-informasi dapat langsung diketahui, baik berupa, kebijakan pemerintah terkait pembangunan yang terencana dengan baik, yang dibangun dengan komunikasi yang ekspresif dan indtrumental. Yang kemudian terbangun sebuah perencanan yang baik melalui Perencanaan Komunikasi dalam melakukan sebuah pembangunan berskala nasional dengan tidak melupakan keterlibatan mass media. Bantuan mass media dalam komunikasi merupakan hal mendasar yang diperlukan dalam suatu kegiatan komunikasi sosial, utamanya untuk memperkenalkan atau memasarkan produk. Setelah memahami proses perencanaan dan elemen-elemen komunikasi dalam suatu organisasi, dapat ditemukan beberapa hal yang dapat merupakan masalah dalam perencanaan komunikasi.
Masalah yang harus diperhatikan dalam Perencanaan Komunikasi, antara lain :
1. Objective (Tujuan).
- Perumusan Tujuan.
2. Action
- Analisis khalayak.
3. Resources
- Rancangan Pesan.
- Kualitas Komunikator.
4. Implementation
- Pemilihan Media.
- Produksi dan Distribusi Media
5. Performance Outcome
- Evaluasi.
B. SARAN & MASUKAN (KRITIK)
Dengan kehadiran makalah ini diharapkan rekan-rekan mahasiswa dapat memberi kritik yang membangun demi kesempurnaan makalah ini, dan diharapkan bisa memberikan sebuah pengetahuan baru buat kita semua, dalam memperkaya keilmuan kita khususnya dalam mata kuliah “Kebijakan dan Perencanaan Komunikasi” Karna sebagai realitas
yang tidak sempurna, dimana selaku penulis makalah ini mungkin masih banyak kesalahan.
DAFTAR PUSTAKA
- Depari Eduard and MacAndrews Colin peranan Komunikasi Massa Dalam Pembagunan, 2006 Gajah mada universiti Press.
- www.google.com, Komunikasi Pembangunan
- .......................................Ilmu Komunikasi, Suatu Pengantar,...........
- www.scrib.com
Andi Rusmin Nuryadin
50 100 10 60 18
JURUSAN KOMUNIKASI PENYIARAN ISLAM
FAKULTAS DAKWAH DAN KOMUNIKASI
UIN ALAUDDIN
MAKASSAR
2009
KATA PENGANTAR
Segala puji bagi Allah SWT yang senantiasa melimpahkan dan mencurahkan Nikmat, Karunia dan Rahmat-Nya kepada kita sehingga sampai detik ini kita masih bisa menggerakkan seluruh badan dan masih bisa menghirup udara baik di pagi hari, sore maupun di malam hari.
Salam dan Shalawat senantiasa kita curahkan hanya kepada Baginda Rasululullah Muhammad SAW sebagai pembawa risalah kebenaran dan Uswatan Hasanah di hamparan persada bumi ini.
Kami ucapkan alhamdulillah karena tugas makalah dari Dosen mata kuliah "Kebijakan dan Perencanaan Komunikasi" dapat terselesaikan. Adapun judul makalah ini adalah "Peranan dan dan bantuan media dalam pembangunan", meskipun kami sadari di dalamnya masih terdapat banyak kekurangan, dan kepada setiap yang membacanya apabila menemukan sesuatu yang ganjil, kami dengan hati yang lapang akan menerima kritikan yang sifatnya membangun demi tercapainya hasil yang maksimal.
Demikianlah pengantar ini, mudah-mudahan pembahasan selanjutnya yang terdapat dalam makalah ini dapat dipahami dan bisa mengambil manfaat di dalamnya. Terima kasih.
Wassalam,
Makassar, 24 Mei 2009
Penulis
DAFTAR ISI
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR……………………………………………………….. i
DAFTAR ISI…………………………………………………………………. ii
BAB I PENDAHULUAN……………………………………………………. 1
A. LATAR BELAKANG……………………………………………… 1
B.RUMUSAN MASALAH…………………….....………………….......3
C. TUJUAN MASALAH……………………………………………....…3
BAB II PEMBAHASAN……………………………………………...………..4
a. perencanaan komunikasi…........................................................5
B. peranan media dan pembangunan …………….................................7
a. Hal-hal yang Dapat di Lakukan Oleh Mass Media....……….....…...9
b. Mass Media Dapat Memusatkan Perhatian........................................9
BAB III PENUTUP………………………………………………………….. 11
A. KESIMPULAN……………………………………………………... 11
B. SARAN………………………………………………………...….....13
C.DAFTARPUSTAKA……………………………………………….. 14
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Komunikasi adalah suatu ketrampilan penting yang dibutuhkan dalam manajemen. Kegiatan komunikasi pada prinsipnya adalah aktivitas pertukaran ide atau gagasan. Secara sederhana, kegiatan komunikasi dipahami sebagai kegiatan penyampaian dan penerimaan pesan/ ide dari satu pihak ke pihak lain, dengan tujuan untuk mencapai kesamaan pandangan atas ide yang dipertukarkan tersebut.
Dalam konteks komunikasi sosial (penyebaran ide-ide pembangunan/pemasaran pada masyarakat luas) memberi pemahaman bukanlah suatu pekerjaan yang mudah, apalagi untuk mengubah sikap dan prilaku mereka (segment masyarakat) sesuai dengan kehendak/tujuan komunikator. Menyikap hal tersebut diperlukan Perencanaan Komunikasi.
Kegagalan maupun keberhasilan pencapaian tujuan-tujuan pembangunan infrastruktur dari aspek sosial terletak pada penolakan dan penerimaan masyarakat sasaran terhadap ide pembangunan yang ditawarkan serta produk yang dihasilkan. Apabila masyarakat menolak ide dan produk pembangunan berarti program pembangunan tersebut gagal, sebaliknya jika mereka menerima maka program pembangunan itu dinilai berhasil. Penolakan dan penerimaan masyarakat terhadap ide yang ditawarkan dan produk pembangunan yang dihasilkan akan sangat mempengaruhi tingkat partisipasi mereka dalam proses implementasi program maupun pascaproduksinya. Tingkat partisipasi masyarakat tersebut merupakan indikator yang menunjukkan rasa kebutuhan dan rasa memiliki mereka terhadap produk pembangunan yang dihasilkan. Dengan demikian, penemuan, ide, dan program pembangunan sebaik apapun tidak akan mengubah sikap dan perilaku masyarakat sebagaimana diharapkan oleh pemerintah.
Setiap ide dan program pembangunan, secara teoretis, harus dipandang sebagai sebuah upaya pembaruan (inovasi), baik secara teknis maupun sosial. Oleh karena itu, langkah awal untuk mewujudkan penerimaan dan tingkat partisipasi masyarakat secara optimal yang perlu dilakukan adalah upaya-upaya yang mengarah pada perubahan pengetahuan, sikap mental, dan perilaku masyarakat ke arah yang dikehendaki oleh otoritas penyelenggaraan program pembangunan (pemerintah). Secara konsesional, langkah-langkah itu disebut difusi inovasi (penyebaran ide-ide baru), yang dalam bahasa politik dikenal dengan istilah sosialisasi.
Sosialisasi program atau difusi inovasi merupakan bentuk kegiatan komunikasi sosial atau komunikasi pembangunan. Keefektifan komunikasi pembangunan (dalam arti menghasilkan efek positif), jelas memerlukan perencanaan atau disain program yang benar, baik dalam tataran strategis, taktis, maupun teknis operasionalnya. Perencanaan komunikasi merupakan sebuah keharusan dan merupakan bagian tak terpisahkan dari perencanaan dan pelaksanaan program pembangunan itu sendiri. Perencaan komunikasi (communication planning) yang pertama kali harus dibuat adalah perencanaan yang bersifat strategis, yang nantinya akan menjadi dokumen dan panduan dalam menyelenggarakan kegiatan-kegiatan komunikasi pembangunan (sosialisasi) dalam tataran taktis dan teknis operasional.
Penyusunan perecanaan komunikasi pembangunan (development communication) memerlukan kajian ilmiah tentang kondisi-kondisi ideal dan kondisi-kondisi objektif yang berkaitan dengan sumberdaya komunikasi yang relevan dengan kepentingan dan tujuan proses komunikasi (sosialisasi) yang akan dilakukan. Sumberdaya komunikasi yang perlu diidentifikasi di antaranya menyangkut unsur-unsur proses komunikasi, mulai dari khalayak sasaran komunikasi atau komunikan (receivers atau communicatee), pesan-pesan yang akan disampaikan (messages), saluaran komunikasi yang akan digunakan (channel atau media), sampai pada sumber atau penyampai pesannya (source atau communicators). Atas dasar kajian analitis terhadap unsur-unsur proses komunikasi tersebut, selanjutnya dapat ditentukan model komunikasi dan strategi komunikasi seperti apa yang perlu digunakan sebagai landasan atau panduan pelaksanaan proses komunikasi yang akan dilakukan.
B. RumusanMasalah
Adapun yang menjadi inti permasalahan dari persoalan komunikasi dalam pembangunan adalah:
Bagaimana perencanaan Komunikasi ?
Bagaimanakah Peranan Media dalam pembangunan nasional ?
Seperti apa bantuan media dalam pembangunan nasional ?
C.. Tujuan Masalah
Adapun tujuan dari masalah dalam mengetahui peranan media dan pembangunan adalah:
1. Lebih mengetahui secara pasti perencanaan komunikasi dalam pembangunan.
2. Sejauh mana keterlibatan media massa mengkomunikasikan percepatan pembangunan.
3. Bagaimana posisi mass media dalam pembangunan nasional
4. Dan apa saja yang menjadi perhatian dalam komunikasi pembangunan.
BAB II
PEMBAHASAN
A. PERENCANAAN KOMUNIKASI
Dipahami ada empat (4) elemen utama Perencanaan, yaitu :
1. Tujuan (Objective). Kondisi masa depan yang akan dicapai.
2. Aksi (Action). Serangkaian kegiatan yang yang dilakukan untuk mencapai tujuan.
3. Sumber Daya (Resouces). Hal-hal yang dibutuhkan dalam melaksakan aksi.
4. Pelaksanaan (Implementation). Tata cara dan arah pelaksanaan kegiatan.
Pada proses perencanaan tersebut, dampak ataupun akibat yang dihasilkan sangat bergantung pada ke-empat elemen perencanaan. Karna pemahaman komunikasi sebagai proses searah, dimana komunikasi adalah transmisi informasi dengan tujuan mempengaruhi khalayak (Mary B. Cassata dan Molefi K. Asante) Dalam proses perencanaan tersebut, peran komunikasi merupakan ketrampilan penting yang harus dimiliki oleh para manager. Karenanya dapat dikatakan pula bahwa perencanaan komunikasi meliputi fungsi-fungsi manajemen , yaitu :
1. Merencanakan (Planning).
2. Mengadakan (Organizing).
3. Mengutamakan (Leading).
4. Mengawasi (Controlling).
Elemen-elemen yang terdapat dalam komunikasi adalah:
Komunikator : orang yang menyampaikan pesan
Pesan : ide atau informasi yang disampaikan
Media : sarana komunikasi
Komunikan : audience, pihak yang menerima pesan
Umpan Balik : respon dari komunikan terhadap pesan yang diterimanya
Dalam kehidupan nyata mungkin ada yang menyampaikan pesan/ide (encoding) yang merupakan hasil pengolahan ide (stimulus) berdasarkan kesan (perception) dan penerjemahan (interpretation) si penyampai ; ada yang menerima atau mendengarkan pesan; ada pesan itu sendiri; ada media (transmission through a channel) dan tentu ada respon berupa tanggapan terhadap pesan (feedback).
a. Masalah Perencanaan Komunikasi
Dari beberapa hal diatas, ternyata berkomunikasi ataupun mengkomunikasikan sesuatu tidaklah mudah, beberapa hal yang harus dikaji seksama dalam perencanaan komunikasi :
1. Analisa khalayak, merupakan tahap awal yang sangat menentukan arah dan tujuan perencanaan. Tahap ini menganalisa segmen masyarakat sasaran yang kita hadapi dari segi sosiodemografis (pendidikan, usia, jenis kelamin, etnis, kepercayaan, bahasa, pekerjaan) dan juga dari segi psikografis (aspirasi, kesenangan, dan kebiasaan-kebiasaan) sehingga terjadi sebuah decoding terhadap gagasan . Pemahaman komprehensif mengenai tatanan masyarakat ini diperlukan untuk menentukan khalayak sasaran dan format kegiatan yang sesuai dengan keinginan komunikator dan kebutuhan khalayak sasaran
2. Perumusan tujuan. Tahap ini untuk menentukan apa yang ingin dicapai dengan program-program yang dilakukan.
3. Pemilihan Media. Langkah pemilihan media sebagai saluran pesan memerlukan kecermatan, dengan mempertimbangkan kelemahan dan keunggulan sifat masing-masing media. Setidaknya diperlukan media yang dapat di akses oleh masyarakat sasaran.
4. Rancangan Pesan. Diperlukan upaya terus-menerus dalam meningkatkan ketrampilan komunikator agar senantiasa mengetahui perkembangan dan wacana masyarakat. Selain bobot materi yang harus diperhatikan, juga kesesuaian pola pikir masyarakat sasaran yang dihadapi, termasuk kesesuaian media yang digunakan. Peran kreatifitas komunikator menjadi hal utama.
5. Produksi dan distribusi media. Produksi media berkaitan dengan kemasan pesan. Karena itu unsur estetika sangat berperan untuk menarik perhatian masyarakat. Demikian juga dengan distribusi pesan, dimana pemilihan waktu yang tepat menjadi kunci keberhasilan distribusi.
6. Evaluasi. Tahap ini melihat bagaimana program berjalan sesuai dengan tujuan, sejauh mana program yang dirancang telah tercapai, faktor-faktor pendukung dan penghambat selama program berjalan.
B. PERANAN MEDIA DAN PEMBANGUNAN
Media yang profesional merupakan komponen penting untuk kestabilan negara
demokrasi yang majemuk. Sebagai ‘kekuatan keempat’ (fourth estate), media adalah ‘pelindung demokrasi, pembela kepentingan umum… menyingkapkan penyelewengan wewenang pemerintah dan membela hak-hak demokratis warga negara’. Dalam hal ini, diasumsikan bahwa negara dengan demokrasi yang kuat dan mapan lebih tahan terhadap konflik. Masyarakat media yang profesional
dan bergairah dapat mencegah dan menyelesaikan pembangunan melalui fungsi yang tertanam di dalamnya, yaitu menyebarkan informasi, meningkatkan kesadaran dan pengetahuan, memajukan tata pemerintahan yang partisipatif dan transparan, dan mengangkat keluhan-keluhan masyarakat.
Walaupun pengaruh media semasa pembangunan dari dulu telah diakui, sebenarnya baru dalam beberapa tahun belakangan ini saja organisasi pembangunan internasional menggarapnya sebagai aspek yang dapat memberi dampak positif terhadap pembanunan nasional, baik melalui fungsinya sebagai penyalur informasi maupun melalui kemampuannya untuk mengangkat permasalahan dan peristiwa secara objektif.
Pada dasarnya, media diartikan sebagai beberapa medium atau saluran yang digunakan secara terorganisir untuk berkomunikasi dengan individu-individu dan kelompokkelompok. Bentuk media yang paling banyak dikenal adalah media cetak, audio, video dan teknologi informasi baru yang, berdasarkan struktur, fokus dan isi pemberitaan, dapat dibagi menjadi media ‘umum’ dan ‘alternatif’. Jika media ‘umum’ (atau mainstream) sudah dikenal secara umum, maka pengertian untuk media ‘alternatif’ masih simpang siur. Laporan ini tidak bermaksud untuk memberi definisi yang tuntas, tetapi di sini diasumsikan bahwa media ‘alternatif’ dapat digolongkan ke dalam salah satu kategori di bawah ini:
• Media terkait berbasis isu (issue-driven) dan secara aktif mendukung media lain
dan prakarsa masyarakat madani yang sepemikiran;
• Media terkait mempromosikan pendekatan-pendekatan alternatif terhadap
kegiatan kemasyarakatan dan bukannya mengejar kepentingan komersial dan
hierarki sosial ekonomi;
• Tajuk seringkali menekankan perspektifperspektif ‘baru’, memberikan penafsiran yang berbeda atas permasalahan atau peristiwa;
• Lazimnya membidik segmen pasar yang spesifik (niche);
• Keuntungan bukan pertimbangan utama;
• Organisasi media tersebut biasanya memiliki struktur dan sistem penggajian
yang horisontal. Meskipun informasi dan berita seringkali menjadi basis kegiatan media dan konflik suatu masalah pembangunan, program hiburan, mulai dari talk show sampai drama radio, juga merupakan medium yang penting. Semua bentuk media, asalkan memenuhi standar keakuratan dan keberimbangan, dapat menyampaikan pesan keragaman dan saling pengertian. Isu isi pemberitaan perlu dipertimbangkan juga dalam mengkaji saling pengaruh yang ditimbulkan antara media dan konflik. Isi pemberitaan berkaitan dengan substansi produk yang diterbitkan dan/atau disiarkan oleh media. Isi pemberitaan yang mengedepankan Percepatan pembangunan skala nasionaldan penyelesaian permasalahannya adalah isi pemberitaan yang setidak-tidaknya berlandaskan pada standar dan praktek profesi yang bersifat inti.
a. Hal-hal yang Dapat di Lakukan Oleh Mass Media
Orang-orang yang hdup dalam suatu masyarakat dimana media telah berperan sabagai baian dari kehidupan mereka, sering merupakan bahwa banyak pelajaran yang mereka peroleh lwat media. Tat kala surat kabar mulai dikenal, media ini berperan sebagai sumber beita utama bagi peristiwa-peristiwa dunia. Seluruh geherasi menusia membentuk pendapat mereka tentang masalah-masalah dunia sebagai hasil dari apa yang mereka pelajari selain melalui surat kabar juga melalui media, film, televisi dan majalah-majalah.
Hal ini dapat terjadi mengingat media memiliki kemampuan untuk memberikan informasi-informasi secara efektif, sehingga kita dapat mengatakan secara pasti bahwa media akan mampu membuktikan peranannya melayani tugas-tugas pembangunan bagi Negara-negara yang sedang mengalami pembangunan, yang dalam hal ini dengan menggunakan komunikasi instrumental, dimana juga memiliki tujuan umum: menginformasikan, mengajar, mendorong, dan menggerakan tindakan.
b. Mass Media Dapat Memusatkan Perhatian
Dalam masyarakat modern, gambaran kita tentang lingkungan yang jauh kita peroleh lewat media, masyarakat profesional yang bergerak kearah modernisasai juga mulai menggantungkan pengetahuannya pada mass media. Akibatnya, pemikiran -poemikiran tentang apa yang penting, berbahaya, apa yang menarik dan sebagainya, umumnya berasal dari media.
Surat kabar, radio, dan majalah yang berperan sebagai pengawas diberbagai tempat, harus memutuskan apa yang tepat untuk disiarkan. Tindakan untuk menentukan siapa yang harus menulis, berperan dalam siaran televisi, peristiwa-peristia apa yang dilaporkan, banyak ditentukan oleh pengetahuan serta apa yang menjadi pokok pembicaraan. Misalnya, di daerah di manna media telah berperan secara wajar, suksesnya seoranbg politikus banyak ditentukan oleh keakraban yang ditumbuhkan dengan masyarakat lewat media.
Jelaskah dalam hal ini bahwa di Negara sedang berkembang media dapat mengarahkan perhatian masyaraskat pada masalah-masalah pembangunan.Melalui media, seorang pemuka masyarakat akan mampu menyebarluaskan gagasan-gagasan mereka tentang pembangunan pada setiap ,masyarakat sehingga masyarakat memperoleh kesempatan unutk memikirkan serta mendiskusikan gagasan-gagasan tersebut.
BAB III
PENUTUP
A. KESIMPULAN
Peranan dari media sendir memang sangat diperlukan dalam pembangunan disemua Negara-negara maju sekarang ini, dimana informasi-informasi dapat langsung diketahui, baik berupa, kebijakan pemerintah terkait pembangunan yang terencana dengan baik, yang dibangun dengan komunikasi yang ekspresif dan indtrumental. Yang kemudian terbangun sebuah perencanan yang baik melalui Perencanaan Komunikasi dalam melakukan sebuah pembangunan berskala nasional dengan tidak melupakan keterlibatan mass media. Bantuan mass media dalam komunikasi merupakan hal mendasar yang diperlukan dalam suatu kegiatan komunikasi sosial, utamanya untuk memperkenalkan atau memasarkan produk. Setelah memahami proses perencanaan dan elemen-elemen komunikasi dalam suatu organisasi, dapat ditemukan beberapa hal yang dapat merupakan masalah dalam perencanaan komunikasi.
Masalah yang harus diperhatikan dalam Perencanaan Komunikasi, antara lain :
1. Objective (Tujuan).
- Perumusan Tujuan.
2. Action
- Analisis khalayak.
3. Resources
- Rancangan Pesan.
- Kualitas Komunikator.
4. Implementation
- Pemilihan Media.
- Produksi dan Distribusi Media
5. Performance Outcome
- Evaluasi.
B. SARAN & MASUKAN (KRITIK)
Dengan kehadiran makalah ini diharapkan rekan-rekan mahasiswa dapat memberi kritik yang membangun demi kesempurnaan makalah ini, dan diharapkan bisa memberikan sebuah pengetahuan baru buat kita semua, dalam memperkaya keilmuan kita khususnya dalam mata kuliah “Kebijakan dan Perencanaan Komunikasi” Karna sebagai realitas
yang tidak sempurna, dimana selaku penulis makalah ini mungkin masih banyak kesalahan.
DAFTAR PUSTAKA
- Depari Eduard and MacAndrews Colin peranan Komunikasi Massa Dalam Pembagunan, 2006 Gajah mada universiti Press.
- www.google.com, Komunikasi Pembangunan
- .......................................Ilmu Komunikasi, Suatu Pengantar,...........
- www.scrib.com
Artikel di bawah ini adalah tentang arti cinta dan inspirasi cinta
Topik tentang cinta memang merupakan topik abadi yang akan ada sepanjang masa, dan perasaan cinta dalam hati akan tetap menjadi suatu perasaan terkuat dalam hati manusia, karena manusia memang bersumber dari cinta, maka janganlah kita melupakan atau mengingkari kenyataan itu, jika tak ingin menderita bathin.
Inpirasi Cinta
Ada 2 titis air mata mengalir di sebuah sungai. Satu titis air mata tu menyapa air mata yg satu lagi,
” Saya air mata seorang gadis yang mencintai seorang lelaki tetapi telah kehilangannya. Siapa kamu pula?”. Jawab titis air mata kedua tu,
” Saya air mata seorang lelaki yang menyesal membiarkan seorang gadis yang mencintai saya berlalu begitu sahaja.”
Cinta sejati adalah ketika dia mencintai orang lain,
dan kamu masih mampu tersenyum, sambil berkata: aku turut bahagia untukmu.
Jika kita mencintai seseorang,
kita akan sentiasa mendoakannya walaupun dia tidak berada disisi kita.
Jangan sesekali mengucapkan selamat tinggal jika kamu masih mau mencoba.
Jangan sesekali menyerah jika kamu masih merasa sanggup. Jangan sesekali mengatakan kamu tidak mencintainya lagi jika kamu masih tidak dapat melupakannya.
Perasaan cinta itu dimulai dari mata, sedangkan rasa suka dimulai dari telinga.
Jadi jika kamu mahu berhenti menyukai seseorang, cukup dengan menutup telinga.
Tapi apabila kamu Coba menutup matamu dari orang yang kamu cintai,
cinta itu berubah menjadi titisan air mata dan terus tinggal dihatimu dalam jarak waktu yang cukup lama.
Cinta datang kepada orang yang masih mempunyai harapan walaupun mereka telah dikecewakan.
Kepada mereka yang masih percaya, walaupun mereka telah dikhianati.
Kepada mereka yang masih ingin mencintai,
walaupun mereka telah disakiti sebelumnya dan kepada mereka yang mempunyai keberanian dan keyakinan untuk membangunkan kembali kepercayaan.
Jangan simpan kata-kata cinta pada orang yang tersayang sehingga dia meninggal dunia ,
lantaran akhirnya kamu terpaksa catatkan kata-kata cinta itu pada pusaranya .
Sebaliknya ucapkan kata-kata cinta yang tersimpan dibenakmu itu sekarang selagi ada hayatnya.
Motivasi Diri
Berikut kumpulan kata-kata motivasi yang bisa dijadikan referensi anda memotivasi diri, semoga menambah inspirasi buat anda.
1. Berusaha untuk selalu berfikir positif dan optimis dalam semua kesulitan , Jangan terobsesi pada pengalaman masa lalu atau masa depan, tapi tataplah masa kini. Masa lalu sudah lewat, tak akan kembali lagi, masa depan itu belum terjadi jadi kita tak tahu apa yang terjadi dan akhirnya hanya berangan berharap sesuatu, tapi di masa kinilah, kita harus menentukan dan membuat keputusan terhadap diri kita.
Berfikir positif dan optimis terlihat seperti kalimat puisi yang sepele, tapi sdarilah ini sangat penting dalam peran anda mengambil keputusan yang akan menentukan kesuksesan atau kehancuran
2. Bercerminlah dari kesalahan orang lain, selain dari kesalahan diri kita sendiri, bercermin pada kesalahan diri sendiri supaya tidak terjatuh pada lubang yang sama, dan dengan bercermin dari kesalahan orang, maka akan lebih memacu kita agar kesalahan itu tidak menimpa kita.
3. Jujurlah meskipun kejujuran itu membawa kita ke neraka.
4. Tidak akan keadilan bisa ditegakkan selama kita masih acuh terhadap hukum yang ada dan mementingkan kepentingan pribadi.
5. Jika kamu mencintai seseorang, cintailah dia apa adanya, bukan karena kamu ingin dia menjadi seperti yang kamu inginkan, karena sesungguhnya kamu hanya mencintai cerminan diri kamu pada dirinya.
6. Bermimpilah akan sesuatu dan jadikanlah mimpimu itu kenyataan, sesungguhnya tak akan ada dunia ini jika tak ada yang bermimpi
7. Jika kamu gagal mendapatkan sesuatu, hanya satu hal yang harus kamu lakukan, coba lagi!!!!
8. Janganlah kamu mencintai seseorang karena paras/wajahnya, hartanya dan jabatannya, tapi cintai karena kebaikan dan ketulusan hatinya karena diantara itu semua, hanya kebaikan dan ketulusan hatinya yang tetap abadi.
9. Jangan berusaha/mengerjakan sesuatu dengan setengah hati, karena hasil yang kamu dapat juga hanya setengahnya.
10. Jangan lelah untuk mencari ilmu karena segala sesuatu di dunia ini perlu ilmu, jika tak ada ilmu maka kita sama saja dengan orang mati, tak akan bisa berbuat apa-apa.
11. Datangilah sahabatmu di saat dia susah dan lenyaplah di saat dia bahagia, karena sesungguhnya kamulah yang akan diingat di saat dia sedang susah di saat kamu membantunya
12. Sesungguhnya di saat kesusahan teman, satu senyum yang tulus lebih berharga daripada sejuta kata yang tiada guna.
13. Sesungguhnya masih banyak orang di dunia yang lebih susah dari kita, maka hentikanlah segala keluhan kita dan bersyukur terhadap apa yang kita punya.
14. Hargai dan hormati orang lain jika kita ingin dihormati dan dihargai orang lain, serta hormati dan hargai diri sendiri terlebih dulu baru kita bisa menghargai dan menghormati orang lain.
15. Syukurilah apa yang kamu dapat karena belum tentu kamu bisa mendapat lagi apa yang telah kamu dapat.
16. Satu harta yang sangat berharga yang jarang dimiliki orang masa kini, itulah kejujuran.
17. Hakekat semua manusia mempunyai derajat yang sama, kita tak perlu membedakannya karena akibatnya akan membuat diri kita juga rendah.
18. Ketika diri kita merasa telah dikhianati dan dikecewakan, berdoalah agar suatu saat kau tak akan mengkhianati dan mengecewakan, karena kamu juga telah merasakan betapa sakitnya dikhianati dan dikecewakan.
19. Cinta bukanlah satu-satunya alasan hidup namun tanpa cinta juga hidup akan terasa hambar dan membosankan.
20. Jangan jadikan suatu kegagalan sebagai alasan untuk takut mengalaminya kembali sehingga anda tak mau mencoba lagi , tapi lihatlah kegagalan sebagai kesuksesan mengetahui cara yang salah
21. Apabila kamu melihat suatu keindahan, bersyukurlah karena kamu masih bisa menikmati keindahan yang belum tentu akan kamu bisa lihat lagi.
22. Waktu adalah pedang, jika kamu bisa menggunakan dengan baik, maka pasti akan membawa keberuntungan, tapi jika kau menggunakan dengan buruk, pasti dia akan membunuhmu.
23. Kematian itu datang tiba-tiba, maka apakah kamu masih berpikir untuk selalu menikmati dunia??
24.Kesuksesan selalu punya harga yang harus dibayar. OranG yang super sibuk sukes, mulai dari Boss Microsoft Bill Gates, atau Boss CNN Ted Turner, atau Albert Enistein, atau siapapun itu, selalu punya "luka" yang jarang dapat diketahui orang luar. Orang luar hanya melihat "enak"nya saja.
25.Semua orang sukses terlihat enak, nyaman, kaya, baik, tanpa masalah. Itu tidak benar, orang sukses selalu mempunyai masalah dalam hidupnya. Apapun bentuk masalahnya.
Tips Lebih Percaya Diri
Kawan-kawan yang kurang pede, ini dibawah ada tips-tips khusus, semoga bermanfaat.
* BERDIRI TEGAK, Langkah pertama yang bisa kamu lakukan adalah merubah
penampilan, berdirilah yang tegak, busungkan dada dan coba tampillah
sempurna. Pokoknya jangan sampai kelihatan lecek dech, soalnya penampilan
seseorang akan menentukan penilaian orang lain, buatlah kesan pertama begitu
menggoda selanjutnya terserah anda.
* BERSIKAP ASERTIF, Mulai sekarang cobalah merubah sikap, jadilah
orang yang tahu kapan harus berkata tidak dan kapan berkata ya. Coba
sekali-kali untuk tidak terlalu membayangkan orang lain akan berkomentar apa
tentang diri kamu. Dan jangan takut bikin perubahan.
* OBYEKTIF MENILAI DIRI SENDIRI. No body’s perfect, nggak ada orang
lain di dunia ini yang sempurna, dan nggak ada juga orang di dunia ini yang
benar² nggak berguna. Karenanya jujurlah menilai diri sendiri, jangan selalu
menganggap dirimu tidak mampu dan orang lain selalu lebih unggul. Semuanya
sama meski punya keahlian yang berbeda, jadi buat apa minder….??? Nggak
ada untungnya.
* BUANG RASA TAKUT. Biasanya orang yang gak pede selalu kesulitan
untuk mengungkapkan siapa dirinya pada orang lain. Cara mudah untuk berani
menghadapi oarang lain adalah menatap mata lawan bicara kita, tapi jangan
memandanginya. Menatap lain dengan memandang, kalau memandang biasanya kamu
memperhatikan lawan bicaramu, bagaimana cara bicaranya, bagaimana mimik
wajahnya. Boleh saja seperti itu asal jangan kelewatan, apalagi kalo sampi
ngiler nggak karuan.
* SEDIKIT BASA BASI. Cobalah untuk bersikap basa basi, tapi jangan
sampai basi beneran karena akan membosankan. Tidak semuanya basa-basi itu
jelek kok, untuk meningkatkan rasa percaya diri kemu boleh juga mencobanya.
* BICARALAH YANG LUGAS. salah satu ciri orang yang kurang pede adalah
tidak bicara secara lugas, selalu muter-muter. Dan biasanya terlalu banyak
berkata, eee…, anu… dan yang sejenisnya, misalnya.
Inpirasi Cinta
Ada 2 titis air mata mengalir di sebuah sungai. Satu titis air mata tu menyapa air mata yg satu lagi,
” Saya air mata seorang gadis yang mencintai seorang lelaki tetapi telah kehilangannya. Siapa kamu pula?”. Jawab titis air mata kedua tu,
” Saya air mata seorang lelaki yang menyesal membiarkan seorang gadis yang mencintai saya berlalu begitu sahaja.”
Cinta sejati adalah ketika dia mencintai orang lain,
dan kamu masih mampu tersenyum, sambil berkata: aku turut bahagia untukmu.
Jika kita mencintai seseorang,
kita akan sentiasa mendoakannya walaupun dia tidak berada disisi kita.
Jangan sesekali mengucapkan selamat tinggal jika kamu masih mau mencoba.
Jangan sesekali menyerah jika kamu masih merasa sanggup. Jangan sesekali mengatakan kamu tidak mencintainya lagi jika kamu masih tidak dapat melupakannya.
Perasaan cinta itu dimulai dari mata, sedangkan rasa suka dimulai dari telinga.
Jadi jika kamu mahu berhenti menyukai seseorang, cukup dengan menutup telinga.
Tapi apabila kamu Coba menutup matamu dari orang yang kamu cintai,
cinta itu berubah menjadi titisan air mata dan terus tinggal dihatimu dalam jarak waktu yang cukup lama.
Cinta datang kepada orang yang masih mempunyai harapan walaupun mereka telah dikecewakan.
Kepada mereka yang masih percaya, walaupun mereka telah dikhianati.
Kepada mereka yang masih ingin mencintai,
walaupun mereka telah disakiti sebelumnya dan kepada mereka yang mempunyai keberanian dan keyakinan untuk membangunkan kembali kepercayaan.
Jangan simpan kata-kata cinta pada orang yang tersayang sehingga dia meninggal dunia ,
lantaran akhirnya kamu terpaksa catatkan kata-kata cinta itu pada pusaranya .
Sebaliknya ucapkan kata-kata cinta yang tersimpan dibenakmu itu sekarang selagi ada hayatnya.
Motivasi Diri
Berikut kumpulan kata-kata motivasi yang bisa dijadikan referensi anda memotivasi diri, semoga menambah inspirasi buat anda.
1. Berusaha untuk selalu berfikir positif dan optimis dalam semua kesulitan , Jangan terobsesi pada pengalaman masa lalu atau masa depan, tapi tataplah masa kini. Masa lalu sudah lewat, tak akan kembali lagi, masa depan itu belum terjadi jadi kita tak tahu apa yang terjadi dan akhirnya hanya berangan berharap sesuatu, tapi di masa kinilah, kita harus menentukan dan membuat keputusan terhadap diri kita.
Berfikir positif dan optimis terlihat seperti kalimat puisi yang sepele, tapi sdarilah ini sangat penting dalam peran anda mengambil keputusan yang akan menentukan kesuksesan atau kehancuran
2. Bercerminlah dari kesalahan orang lain, selain dari kesalahan diri kita sendiri, bercermin pada kesalahan diri sendiri supaya tidak terjatuh pada lubang yang sama, dan dengan bercermin dari kesalahan orang, maka akan lebih memacu kita agar kesalahan itu tidak menimpa kita.
3. Jujurlah meskipun kejujuran itu membawa kita ke neraka.
4. Tidak akan keadilan bisa ditegakkan selama kita masih acuh terhadap hukum yang ada dan mementingkan kepentingan pribadi.
5. Jika kamu mencintai seseorang, cintailah dia apa adanya, bukan karena kamu ingin dia menjadi seperti yang kamu inginkan, karena sesungguhnya kamu hanya mencintai cerminan diri kamu pada dirinya.
6. Bermimpilah akan sesuatu dan jadikanlah mimpimu itu kenyataan, sesungguhnya tak akan ada dunia ini jika tak ada yang bermimpi
7. Jika kamu gagal mendapatkan sesuatu, hanya satu hal yang harus kamu lakukan, coba lagi!!!!
8. Janganlah kamu mencintai seseorang karena paras/wajahnya, hartanya dan jabatannya, tapi cintai karena kebaikan dan ketulusan hatinya karena diantara itu semua, hanya kebaikan dan ketulusan hatinya yang tetap abadi.
9. Jangan berusaha/mengerjakan sesuatu dengan setengah hati, karena hasil yang kamu dapat juga hanya setengahnya.
10. Jangan lelah untuk mencari ilmu karena segala sesuatu di dunia ini perlu ilmu, jika tak ada ilmu maka kita sama saja dengan orang mati, tak akan bisa berbuat apa-apa.
11. Datangilah sahabatmu di saat dia susah dan lenyaplah di saat dia bahagia, karena sesungguhnya kamulah yang akan diingat di saat dia sedang susah di saat kamu membantunya
12. Sesungguhnya di saat kesusahan teman, satu senyum yang tulus lebih berharga daripada sejuta kata yang tiada guna.
13. Sesungguhnya masih banyak orang di dunia yang lebih susah dari kita, maka hentikanlah segala keluhan kita dan bersyukur terhadap apa yang kita punya.
14. Hargai dan hormati orang lain jika kita ingin dihormati dan dihargai orang lain, serta hormati dan hargai diri sendiri terlebih dulu baru kita bisa menghargai dan menghormati orang lain.
15. Syukurilah apa yang kamu dapat karena belum tentu kamu bisa mendapat lagi apa yang telah kamu dapat.
16. Satu harta yang sangat berharga yang jarang dimiliki orang masa kini, itulah kejujuran.
17. Hakekat semua manusia mempunyai derajat yang sama, kita tak perlu membedakannya karena akibatnya akan membuat diri kita juga rendah.
18. Ketika diri kita merasa telah dikhianati dan dikecewakan, berdoalah agar suatu saat kau tak akan mengkhianati dan mengecewakan, karena kamu juga telah merasakan betapa sakitnya dikhianati dan dikecewakan.
19. Cinta bukanlah satu-satunya alasan hidup namun tanpa cinta juga hidup akan terasa hambar dan membosankan.
20. Jangan jadikan suatu kegagalan sebagai alasan untuk takut mengalaminya kembali sehingga anda tak mau mencoba lagi , tapi lihatlah kegagalan sebagai kesuksesan mengetahui cara yang salah
21. Apabila kamu melihat suatu keindahan, bersyukurlah karena kamu masih bisa menikmati keindahan yang belum tentu akan kamu bisa lihat lagi.
22. Waktu adalah pedang, jika kamu bisa menggunakan dengan baik, maka pasti akan membawa keberuntungan, tapi jika kau menggunakan dengan buruk, pasti dia akan membunuhmu.
23. Kematian itu datang tiba-tiba, maka apakah kamu masih berpikir untuk selalu menikmati dunia??
24.Kesuksesan selalu punya harga yang harus dibayar. OranG yang super sibuk sukes, mulai dari Boss Microsoft Bill Gates, atau Boss CNN Ted Turner, atau Albert Enistein, atau siapapun itu, selalu punya "luka" yang jarang dapat diketahui orang luar. Orang luar hanya melihat "enak"nya saja.
25.Semua orang sukses terlihat enak, nyaman, kaya, baik, tanpa masalah. Itu tidak benar, orang sukses selalu mempunyai masalah dalam hidupnya. Apapun bentuk masalahnya.
Tips Lebih Percaya Diri
Kawan-kawan yang kurang pede, ini dibawah ada tips-tips khusus, semoga bermanfaat.
* BERDIRI TEGAK, Langkah pertama yang bisa kamu lakukan adalah merubah
penampilan, berdirilah yang tegak, busungkan dada dan coba tampillah
sempurna. Pokoknya jangan sampai kelihatan lecek dech, soalnya penampilan
seseorang akan menentukan penilaian orang lain, buatlah kesan pertama begitu
menggoda selanjutnya terserah anda.
* BERSIKAP ASERTIF, Mulai sekarang cobalah merubah sikap, jadilah
orang yang tahu kapan harus berkata tidak dan kapan berkata ya. Coba
sekali-kali untuk tidak terlalu membayangkan orang lain akan berkomentar apa
tentang diri kamu. Dan jangan takut bikin perubahan.
* OBYEKTIF MENILAI DIRI SENDIRI. No body’s perfect, nggak ada orang
lain di dunia ini yang sempurna, dan nggak ada juga orang di dunia ini yang
benar² nggak berguna. Karenanya jujurlah menilai diri sendiri, jangan selalu
menganggap dirimu tidak mampu dan orang lain selalu lebih unggul. Semuanya
sama meski punya keahlian yang berbeda, jadi buat apa minder….??? Nggak
ada untungnya.
* BUANG RASA TAKUT. Biasanya orang yang gak pede selalu kesulitan
untuk mengungkapkan siapa dirinya pada orang lain. Cara mudah untuk berani
menghadapi oarang lain adalah menatap mata lawan bicara kita, tapi jangan
memandanginya. Menatap lain dengan memandang, kalau memandang biasanya kamu
memperhatikan lawan bicaramu, bagaimana cara bicaranya, bagaimana mimik
wajahnya. Boleh saja seperti itu asal jangan kelewatan, apalagi kalo sampi
ngiler nggak karuan.
* SEDIKIT BASA BASI. Cobalah untuk bersikap basa basi, tapi jangan
sampai basi beneran karena akan membosankan. Tidak semuanya basa-basi itu
jelek kok, untuk meningkatkan rasa percaya diri kemu boleh juga mencobanya.
* BICARALAH YANG LUGAS. salah satu ciri orang yang kurang pede adalah
tidak bicara secara lugas, selalu muter-muter. Dan biasanya terlalu banyak
berkata, eee…, anu… dan yang sejenisnya, misalnya.
Langganan:
Postingan (Atom)

